Resep Membuat Urutan, Sosis Tradisional Khas Bali

Urutan Babi Bali

Teman Jajan, kali ini kami memberikan resep yang berbeda dari biasanya. Nama makanannya urutan, tapi ini bukan soal pelajaran urutan di matematika ya. Urutan adalah makanan khas Bali berbahan dasar daging babi dan bentuknya mirip sosis yang tidak ditemukan kesamaannya di tempat lain. Sebenarnya jenis panganan khas ini merupakan pelengkap di dalam nasi lawar maupun nasi Babi guling dan biasanya dibuat untuk persiapan upacara agama. Namun, belakangan permintaan untuk urutan sosis Bali ini meningkat karena kelezatannya.

Berbagai tempat makan mulai dari restoran hingga warung di Bali menawarkan menu khusus ini. Harga yang ditawarkan pun bervariasi mulai dari Rp140.000/kg, hingga Rp50.000/kg. Ada juga yang dijual secara eceran yaitu seharga Rp75.000 per 500 gram atau Rp35.000 per 250 gram, tapi harganya belum termasuk biaya vakum dan packing ya.

Umumnya, urutan dapat tahan lama yaitu sekitar 10 hari jika direndam dalam minyak untuk menggoreng. Urutan babi ini juga dapat dikeringkan di bawah sinar matahari sehingga menjadi kering dan terfermentasi agar dapat awet sampai 2 minggu.

Ada tiga hal yang membedakan makanan khas Bali ini yaitu, permukaannya yang lebih kasar karena pembungkusnya adalah usus babi, urutan memiliki rasa yang lebih berbumbu (genep), dan setelah selesai diolah urutan sosis babi ini dapat langsung digoreng.

Oke, langsung saja berikut resep pembuatannya:

Bahan

  • 250 gr daging babi cincang kotak-kotak
  • Usus babi yang telah dibersihkan

Bumbu:

  • 50 gr bawang merah
  • 30 gr bawang putih
  • 1 sdm ketumbar
  • 1 sdm jinten
  • 15 gr kencur
  • 30 gr lombok kecil
  • Garam secukupnya
  • 1 gr terasi
  • 1 sdm merica
  • 10 gr kunir
  • 10 gr jahe
  • 8 gr laos

Cara Memasak:

  1. Cincang halus semua bumbu
  2. Bersihkan usus babi dengan memasukan air mengalir berkali-kali selama beberapa menit agar tidak berbau.
  3. Potongan daging babi berbentuk dadu tadi dicampurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan, campur bumbu dan daging sampai rata.
  4. Masukkan perlahan potongan daging tadi ke dalam usus yang telah dibersihkan. Tekan pelan-pelan sehingga isian di usus padat.
  5. Setelah penuh, ikat kedua sisi usus babi dengan tali serat kelapa atau benang wol yang telah dicuci.
  6. Kemudian siapkan tempat untuk pengasapan atau bisa direbus sekitar 2 jam.
  7. Setelah urutan Bali ini mulai empuk, angkat.
  8. Untuk menghidangkannya tinggal digoreng secukupnya  dan disantap dengan kecap manis.

Tertarik dengan makanan tradisional Bali lainnya? Yuk, cek artikel kami yang membahas tentang oleh-oleh khas Bali dan tempat makan enak di Bali.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.